Pertanian Yang Subur dan Melimpah

Kegiatan para tani memanen kacang tanah
Desa Bangsereh memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan baik untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, selain itu didukung juga oleh keadaan tanah desa bangsereh yang cukup subur sehingga potensi pertanian di desa bangsereh sangat prospektif untuk kedepannya. Sebagian besar masyarakat desa Bangsereh memiliki mata pencaharian sebagai petani sehingga terdapat banyak komuditas yang mereka tanam sesuai dengan kebutuhan mereka. Komuditas pertanian yang terdapat di desa bangsereh antara lain: komuditas padi, jagung dan kacang tanah. Dimana yang sebagai komuditas utama adalah padi dan jagung.
Pola tanam pertanian di desa bangsereh sangat beragam, ada pola tanam secara monokultur, ada juga yang pola tanam secara polikultur. Pola tanam monokultur adalah pola tanam dengan menanam tanaman sejenis misalnya sawah ditanami padi saja, jagung saja atau kacang tanah saja. Tujuan menanam secara monokultur adalah meningkatkan hasil pertanian. Sedangkan pola tanam polikultur ialah pola tanam dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang tersusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik, termasuk didalamnya masa pengolahan tanah. Di desa Bangsereh sendiri untuk komuditas padi pada umumnya menggunakan pola tanam monokultur sedangkan untuk komuditas jagung menggunakan pola tanam polikultur dengan tanaman kacang tanah.
Kebanyakan petani yang terdapat di desa Bangsereh ini di dominasi oleh petani penggarap dengan usia yang tidak produktif lagi, hal ini terjadi karena kebanyakan para pemuda desa banyak yang merantau ke kota dan keluar pulau untuk bekerja, untuk pengairan sendiri, masyarakat desa bangsereh khususnya petani memanfaatkan sumber air yang berasal dari pengunungan desa bangsereh untuk mengairi areal pertanian mereka dengan menggunakan pipa paralon. Pada musim kemarau para petani hanya memanfaatkan pengairan tadah hujan sehingga menyebabkan penurunan produktifitas pertanian yang mempengaruhi tingkat pendapatan masyarakatan yang manyoritas petani.
Hasil pertanian di desa Bangsereh banyak dikonsumsi sendiri artinya hasil pertanian mereka tidak secara komersil ( tidak untuk dijual hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri), khususnya untuk tanaman padi, hasil panennya tidak untuk dijual hanya untuk konsumsi pribadi saja untuk memenuhi kebutuhan pribadi saja tetapi untuk komuditas jagung dan kacang tanah hasil panennya selain dikonsumsi pribadi juga untuk dijual kepada tengkulak yang sistemnya borongan.

0 komentar:

Copyright © 2018 Desa Bangsereh